Pengaruh Pemberian Kompres Air Hangat Terhadap Intensitas Nyeri Payudara Akibat Bendungan Asi Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Lubuk Tarok Sijunjung Tahun 2019

Categorie(s):
   Laporan Tugas Akhir
Author(s):
   Majri, Nofriyennis
Advisor:
Nurhayati
Mardiah, Ainal
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Intensitas nyeri, kompres air hangat.
DOI:
-
Abstract :
Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 menunjukkan bahwa 55%ibu menyusui mengalami mastitis dan putting susu lecet, bendungan ASI, kemungkinan hal tersebut disebabkan karena kurangnya perawatan payudara selama kehamilan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan intensitas nyeri payudara sebelum dan sesudah dikompres air hangat pada Ibu Nifas di Di Puskesmas Lubuk Tarok Sijunjung Tahun 2019 Jenis penelitian Quasi Experiment dengan bentuk Rancangan One group pretest posttest design. Objek penelitian adalah Ibu nifas yang Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Tarok Sijunjung. Untuk mengetahui Perbedaan intensitas nyeri payudara sebelum dan sesudah dikompres air hangat pada Ibu Nifas, diuji dengan uji T-test dengan derajat kepercayaan 95 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa didapatkan Rata rata intensitas nyeri payudara sebelum dikompres air hangat 5,40 dengan SD 1,121. Nilai minimum 4 dan nilai maksimum 8. Rata rata intensitas nyeri payudara sesudah dikompres air hangat 3,20 dengan SD 0,862. Nilai minimum 2 dan nilai maksimum 5. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa p value sebesar 0,0005. Nilai 0,0005 < ? (0,05) artinya Ho ditolak, yang berarti bahwa ada Perbedaan intensitas nyeri payudara sebelum dan sesudah dikompres air hangat pada Ibu Nifas. Disimpulkan bahwa sesudah dikompres air hangat intensitas nyeri pada payudara berkurang. Diharapkan kepada tenaga edukasi kepada ibu nifas dan suami tentang metode penaganan nyeri yang mudah, efektif dan efisien dilakukan dirumah seperti kompres hangat saat terjadi masalah bendungan ASI.
Download From Google Drive