Analisis Implementasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Pada Aparatur Sipil Negara (ASN) Terhadap Kejadian Penyakit Hipertensi Di Kota Bukittinggi Tahun 2019

Categorie(s):
   Tesis
Author(s):
   Andrian, Ramli
Advisor:
Asbiran, Nursal
Hasnita, Evi
ISSN/ISBN:
-
eISSN/eISBN:
-
Volume:
-
Keyword(s):
Germas, Aparatur Sipil Negara, Hipertensi, mix methode.
DOI:
-
Abstract :
Hipertensi menjadi penyebab tingginya angka morbiditas dan mortalitas di Indonesia. Berdasarkan hasil Riskesdas, kejadian hipertensi tahun 2013 sebesar 25,8% dan meningkat menjadi 34,1 % di tahun 2018. Beberapa faktor penyebab peningkatan kejadian hipertensi berhubungan dengan belum optimalnya implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagaimana Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2017. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap kejadian penyakit Hipertensi Kota Bukittinggi Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan mix methode yaitu gabungan metode kuantitatif dan kualitatif dengan disain crossectional. Sampel penelitian ini adalah ASN Kota Bukittinggi yang diambil secara proportional Stratified Random Sampling sebanyak 106 orang. Informan penelitian berasal dari 6 stake holder terkait dan 3 orang ASN yang menderita hipertensi dan 2 orang keluarga ASN yang meninggal dunia dengan riwayat hipertensi. Hasil penelitian diperoleh bahwa proporsi kejadian hipertensi pada ASN Kota Bukittinggi adalah 32,1 %. Hasil uji bivariat, variabel yang secara signifikan berhubungan dengan kejadian hipertensi adalah kelompok umur (p = 0,046) dan status merokok (p = 0,044). variabel yang paling dominan mempengaruhi kejadian hipertensi adalah status merokok dengan nilai OR senilai 114,355. Kesimpulan penelitian ini adalah tingginya proporsi kejadian hipertensi pada ASN Bukittinggi berkaitan dengan rendahnya pola hidup sehat untuk menerapkan program Germas. Disamping itu, Program Germas belum didukung secara penuh oleh lintas sektor terkait. Untuk itu, penulis menyarankan kepada Pemerintah Daerah untuk menerapkan larangan merokok diperkantoran, mencanangkan kegiatan Sosial Keranjang Sadaqah Sayur dan Buah Segar (Kerassa Bugar) dan mencanangkan Lets Gowes To The Office.
Download From Google Drive